Gue Ngga Tau Gimana Ngomongnya - Bahasa Inggrisnya

Artikel ini saya tulis sebenarnya untuk saya sendiri, karena sekarang saya membuat blog di mana saya mengajar orang asing bahasa Indonesia, dan tentunya kalo kita ngajar bahasa Indonesia untuk orang asing, tentunya kita akan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya kan?

Nah, kemudian juga karena saya banyak mengambil potongan-potongan adegan dari film Indonesia yang mana kemudian harus saya terjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan banyak digunakan bahasa Indonesia yang bukan bahasa Indonesia baku, bahasa Indonesia sehari-hari aja gitu, dan tentunya kalo diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris baku, kok kayanya kurang tepat aja gitu.

Blog saya yang saya ngajar orang asing itu di www.PakGuruIman.com dan saya berusaha untuk menerjemahkan kata-kata di dalam bahasa Indonesia sehari-hari itu ke dalam gaya bahasa Inggris santai yang para native English speakers gunakan di keseharian mereka.

Gue Ngga Tau Gimana Ngomongnya - Bahasa Inggrisnya

Kalau kalian mendapatkan manfaat dari membaca artikel yang ada di blog saya ini, kalian bisa follow Instagram saya di @pakguruiman atau bisa juga ke YouTube saya di Terjemahan Iman.

Sekarang saya akan ganti gaya ngomong saya karena artikel ini buat saya sendiri ya. Karena saya biasanya pake gue loe gue loean kalo lagi ngomong sama teman, ya udah gue akan ganti jadi gue loe gue loean di bawah ini.


Gue Ngga Tau Gimana Ngomongnya Dalam Bahasa Inggris

Jadi konteknya itu ketika kita ngga tau gimana ngomongnya, tapi kita perlu ngomong juga pada akhirnya.

Contoh yang pertama ini, gue ambil dari film Suits, Season 7, Episode 16. Langsung aja yuk kita tonton cuplikan adegannya di bawah ini.

Karena ini artikel buat gue sendiri, ya udah percakapan mereka di atas, gue tulis di bawah tapi ngga gue pakein terjemahan bahasa Indonesianya karena ya gue udah ngerti juga artinya, jadi ngga perlu diterjemahin juga ke bahasa Indonesia lagi.

Robert Zane: The world thinks my heart lies with you, anyway. So, you might as well tell me what you need.

Mike Ross: Alright. I don't know how to say this, so I'm just gonna say it. We need you to come over and join the firm.

Robert Zane: What?

Mike Ross: You come over, bring 20 people who are loyal to you, and we will have enough votes to still keep control.

Robert Zane: Okay, let me get this straight. You want me to sneak out of my own house in the middle of the night. You're talking about a place I built with my own two hands.

Mike Ross: A place that we both know isn't yours anymore.

Jadi, ceritanya itu si Mike Ross ada masalah di kantor hukum di tempatnya dia bekerja dan salah satu solusi yang bisa diambil adalah dia minta Robert Zane untuk bergabung di kantor hukumnya. Robert Zane itu adalah orang yang juga punya kantor hukum sendiri, cuma bedanya dia punya kantor hukum sendiri, sementara si Mike Ross itu masih kerja sama orang lain, bossnya dia adalah Harvey Specter.

Nah di sini Mike Ross ngomong gini:

I don't know how to say this, so I'm just gonna say it.

Yang kalo gue terjemahin ke gaya bahasanya gue, gue akan nerjemahinnya kaya gini:

Gue ngga tau gimana ngomongnya, tapi ya udah gue ngomong aja.

Nah, nanti kalo gue nemu cuplikan adegan di film Indonesia yang kebetulan ada ngomong kaya gini, pastinya ada sih, soalnya kan kita masih ketemu juga kondisi macam kaya gini, di mana kita bingung gimana ngomongnya tapi ya udah kita tetap perlu ngomong juga.

Nah, ane ketemu lagi nih adegan yang kek gini juga. Contoh yang kedua ini masih dari pelem yang sama, Suits, Season 8, Episode 12. Mari kite tonton contoh adegannya di bawah ini.


Obrolan yang terjadi di cuplikan adegan di bawah, ane tulisin di bawah ye, tapi seperti biasa, kaga ade terjemahan bahasa Indonesianya, pan ini artikel buat ane kendiri dah.

Harvey: Louis, I've been looking all over for you.

Louis: I was looking all over for you, too. Got thirsty. Thought I'd make myself a caffeine-free prunie.

Harvey: Do they usually have caffeine?

Louis: You'd be surprised.

Harvey: I don't know how to say it, so I'm just gonna come out with it. I'm sorry.

Louis: I'm sorry too, Harvey. I stepped in too early, I shouldn't have. And I wish I could say that I won't do it again but I probably will.

Jadi ceritanya, di cuplikan adegan ini tuh Louis sama Harvey kan dua orang pengacara, di satu kantor hukum yang sama, terus ceritanya si Louis dan Harvey ini rebutan klien. Jadi ada satu klien gitu, yang Harvey mau masuk untuk berusaha jadi pengacaranya tapi kemudian Louis menghalangi dan dia bilang dia aja mendingan, terus kemudian mereka jadi bersaing dan si kliennya itu ngajakin main poker.

Berakhir jadi tinggal Louis dan si Harvey di meja poker itu dan kemudian mereka bersaing dan akhirnya Louis kalah, dan karena Harvey ngerasa ngga enak juga karena Louis itu kan temannya yang mereka kuliah itu di satu tempat kuliah bareng di Harvard. Ya udah, akhirnya si Harvey nyamperin Louis dan bermaksud minta maaf.

Tapi karena dia bingung gimana mulai ngomongnya, ya udah dia ngomong deh kaya gitni:
I don't know how to say it, so I'm just gonna come out with it.
Yang kalo aye terjemahin ke bahasa Indonesia buat di konteks di mari ini, kek gini terjemahannya:
Gue ngga tau gimana mau ngomongnya, tapi ya udahlah gue ngomong aja deh.
Dia bingung soalnya, gimana mau minta maaf sama si Louis ini soalnya si Louis agak gimana gitu orangnya. Kadang suka ngga jelas, kalau dia minta maaf nanti si Louis ngerasa di atas awan banget, terus mulai ngga jelas, makanya si Harvey bingung gimana mo mulai ngomong ke si Louis ini.

Nah, kek gitu dulu deh, kalo nanti ada tambahan lagi, Insya Allah, gue tambahin lagi di artikel di mari ini.

Komentar